Israel Harus Belajar dari Kekalahan Saudi di Yaman
-
Yaron Friedman
Seorang analis politik dan pakar Timur Tengah, rezim Zionis Israel mengatakan, Arab Saudi sekarang sudah kehilangan sekutu-sekutunya satu persatu dalam perang melawan Yaman. Menurutnya, Israel hari inipun sendirian dalam menghadapi Hizbullah Lebanon, dan harus belajar dari pengalaman kekalahan Riyadh di Yaman.
Fars News (18/7/2019) melaporkan, Yaron Friedman di surat kabar Israel, Yedioth Ahronoth menulis, salah satu faktor kekalahan Saudi di Yaman adalah hengkangnya sekutu-sekutu Riyadh termasuk Uni Emirat Arab yang perlahan-lahan dan satu persatu keluar dari koalisi, karena tidak satupun dari mereka yang ingin menjadi bagian dari kekalahan Saudi yang sudah jelas bagi semua.
Friedman menambahkan, serangan drone Ansarullah Yaman ke bandara-bandara Dubai dan Abu Dhabi, serta membengkaknya biaya perang Yaman bagi UEA, telah memaksa Putra Mahkota UEA, Mohammed bin Zayed memutuskan untuk keluar dari koalisi Saudi.
Menurut analis politik Israel itu, Tel Aviv sekarang sendirian dalam menghadapi Hizbullah seperti halnya Saudi melawan Ansarullah Yaman, bahkan jika Israel memiliki keunggulan strategis karena jumlah jet-jet tempurnya, ia tetap harus belajar dari kekalahan Saudi di Yaman. (HS)