Pengusiran Penduduk Palestina dari Wadi al-Hummus
Pasukan rezim Zionis telah mulai menghancurkan bangunan tempat tinggal di Sur Baher, Wadi al-Hummus sebagai bagian dari rencana mereka untuk menghancurkan 100 apartemen di daerah tersebut.
Ratusan keluarga Palestina dipaksa oleh pasukan rezim Zionis Israel untuk meninggalkan rumah mereka sejak fajar, hari Senin, 22 Juli 2019.
Tindakan itu dilakukan rezim Zionis meski ada protes internasional. Menurut warga di lingkungan Wadi al-Hummus, 16 bangunan tempat tinggal, yang menampung sekitar 100 apartemen, telah menjadi sasaran penghancuran oleh rezim Zionis.
"Persiapan dimulai lewat tengah malam ketika ratusan tentara dan buldoser penjajah Israel menyerbu kota. Keluarga-keluarga yang terancam pembongkaran dibangunkan dan dipindahkan dari rumah mereka," tulis sebuah tweet Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).
Militer rezim Zionis menganggap rumah-rumah yang dekat dengan tembok pemisah Israel itu membawa risiko keamanan karena menyambung ke Tepi Barat pendudukan.
Mahkamah Agung Israel menetapkan hari Senin sebagai batas waktu untuk merobohkan rumah-rumah warga Palestina di lokasi tersebut.
Tindakan otoritas Zionis ini tentunya akan menjadi preseden bagi kota-kota lain di sepanjang rute tembok pemisah yang membentang ratusan kilometer di sekitar dan atau melalui Tepi Barat pendudukan. (RA)