Hizbullah: Israel bahkan Tidak Mematuhi Hak Anak paling Sederhana
-
Bocah Palestina Mohammad Rabi \'Alian
Hizbullah Lebanon menyatakan, rezim Zionis Israel tidak menjaga hak anak paling sederhana sekalipun dan mengabaikan konvensi internasional yang berkaitan dengan hal ini.
Menurut laporan Tasnim News, Hizbullah Lebanon seraya merilis statemen saat merespon interogasi Israel terhadap dua anak Palestina warga Quds pendudukan, meminta lembaga internasional dan HAM khususnya organisasi perlindungan hak anak untuk mengumumkan solidaritas terhadap kedua anak Palestina ini.
Hizbullah Lebanon juga menekankan dukungan internasional terhadap anak-anak Palestina dan menjaga hak-hak mereka.
Rezim Zionis Israel Rabu (31/07) memanggil seorang anak Palestina berusia 6 tahun warga Quds pendudukan dengan tudingan melempar batu, selain itu polisi Israel baru-baru ini juga memanggil Mohammad Rabi 'Alian, 3 tahun warga distrik al-‘Isawiya untuk mejalani interogasi. Polisi Israel juga melarang bocah Palestina yang baru berusia tiga tahun ini bermain di luar rumah dan mengancam keluarganya untuk merampas hak untuk membesarkan bocah ini.
Klub Tawanan Palestina sebelumnya dalam sebuah laporan menyatakan, rezim Zionis sejak tahun 2015 hingga akhir Februari tahun ini telah menangkap sekitar enam ribu anak Palestina dan 98 persen di antaranya mengalami penyiksaan fisik dan mental.
Kabinet Israel dengan bantuan parlemen Zionis melaksanakan keputusan hukuman terhadap anak Palestina di bawah 14 tahun dan meratifikasi keputusan masa hukuman bagi anak-anak ini hingga 20 tahun kurungan.
Sampai saat ini, organisasi HAM dan pembela hak anak tidak menunjukkan respon atas pemanggilan dan interogasi anak Palestina ini. (MF)