Peringatan Keras Sekjen Hizbullah atas Agresi Israel
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i73195-peringatan_keras_sekjen_hizbullah_atas_agresi_israel
Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah dalam pidatonya kemarin malam untuk memperingati pembebasan Jaroud Arsal dari tangan teroris, mereaksi serangan terbaru rezim Zionis Israel ke salah satu kantor media Hizbullah di Beirut dan menegaskan, militer Israel tunggu pembalasan Hizbullah malam ini.
(last modified 2026-04-17T10:06:50+00:00 )
Aug 26, 2019 21:55 Asia/Jakarta
  • Sayid Hassan Nasrullah
    Sayid Hassan Nasrullah

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah dalam pidatonya kemarin malam untuk memperingati pembebasan Jaroud Arsal dari tangan teroris, mereaksi serangan terbaru rezim Zionis Israel ke salah satu kantor media Hizbullah di Beirut dan menegaskan, militer Israel tunggu pembalasan Hizbullah malam ini.

Wilayah Jaroud Arsal dan Qalamoun barat, Lebanon pada 2017 berhasil dibebaskan dari tangan kelompok teroris. Hizbullah bersama militer Lebanon dibantu pasukan pemerintah Suriah bersama-sama membebaskan wilayah ini. Pasca dibebaskannya Jaroud Arsal, secara praktis teroris tidak lagi berani muncul di Lebanon dan melakukan aksinya.

Oleh karena itu, pembebasan Jaroud Arsal adalah peristiwa penting yang dijadikan momentum pidato Sayid Hassan Nasrullah malam lalu. Dalam pidatonya Sekjen Hizbullah juga menyinggung agresi militer terbaru Israel ke sejumlah negara termasuk Lebanon.

Pada hari Ahad (25/8) dinihari, dua pesawat nirawak Israel memasuki zona udara Lebanon di wilayah Dahiya, Beirut.

Poin pertama yang bisa dicermati, Sayid Hassan Nasrullah dalam pidatonya bertekad membalas serangan Israel, ketegasan yang ditunjukkan dengan ungkapan, militer Israel tunggu pembalasan Hizbullah malam ini. Namun sikap reaksioner atas serangan Israel bisa membuat rezim itu berani mengulangnya dan melemahkan kelompok perlawanan.

Oleh karena itu Sekjen Hizbullah memperingatkan tegas Israel dan mengumumkan, kami di kelompok perlawanan Lebanon sampai kapanpun tidak akan membiarkan hal ini terulang lagi, berapapun biayanya. Sekarang sudah bukan masanya lagi, pesawat Israel melanggar zona udara Lebanon, dan menyerang wilayah dan posisi negara ini, sementara ia hidup aman di Palestina.

Poin penting lain yang disampaikan Sayid Hassan Nasrullah dalam pidatonya adalah serangan Israel ke Irak dan Suriah, serta pelanggaran kedaulatan Lebanon yang dilakukan terus menerus. Sekjen Hizbullah tampaknya tidak membedakan serangan Israel ke Lebanon dan serangan rezim itu ke Suriah dan Irak.

Menurutnya, agresi Israel ke ketiga negara ini dilakukan dalam satu kerangka dan rencana yang sudah disusun dengan matang oleh Tel Aviv.

Poin penting berikutnya adalah, Sayid Hassan Nasrullah percaya Lebanon pasca perang tahun 2006 berhasil membawa independensi dan kemuliaan, dan sekarang berusaha menjaga serta memperkuatnya.

Sekjen Hizbullah menegaskan, kami siap menahan lapar, tapi tetap berada dalam kemuliaan, dan sampai kapanpun kami tidak akan membiarkan seorangpun menganggu kemuliaan dan eksistensi kami, atau mengancamnya.

Poin penting terakhir pidato Sekjen Hizbullah adalah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melancarkan serangan ke Lebanon dalam rangka meraih target pemilunya.

Realitasnya agresi militer terbaru Israel ke Irak, Suriah dan Lebanon merupakan konsumsi dalam negeri yang disebut Sayid Hassan Nasrullah muncul dari ketakutan Netanyahu menghadapi pemilu parlemen bulan September 2019 mendatang.

Sayid Hassan Nasrullah juga menegaskan bahwa klaim serangan Israel ke Suriah dilakukan untuk menargetkan markas pasukan Iran, sama sekali tidak benar, Israel menyasar anggota Hizbullah di Suriah.

Sepertinya peringatan keras Sekjen Hizbullah malam lalu terhadap Israel akan berujung dengan kerugian besar dari pihak Israel, karena sebagaimana disampaikan Sayid Hassan Nasrullah, sejak awal Hizbullah tak pernah main-main dengan Israel. (HS)