Sayid Hasan Nasrullah: Israel akan Bayar Pelanggarannya
-
Sayid Hasan Nasrullah
Sekjen Gerakan Muqawama Lebanon (Hizbullah) Sayid Hasan Nasrullah seraya menjelaskan adanya konsensus nasional di negara ini untuk mengutuk agresi Zionis ke Lebanon menekankan, Israel akan membayar pelanggarannya.
Seperti dilaporkan Iran Press, Sayid Hasan Nasrullah di pidatonya bertepatan dengan tahun baru dan bulan Muharram serta hari duka Imam Husein as, di Dahiyeh, Beirut selatan memuji sikap dan dukungan presiden, ketua parlemen, perdana menteri dan seluruh petinggi Lebanon terhadap muqawama serta menambahkan, balasan muqawama atas agresi terbaru Israel ke wilayah Lebanon akan dilakukan.
Sekjen Hizbullah menekankan, petinggi Lebanon dalam koridor sebuah strategi yang jelas dan berdasarkan tekad dan tuntutan zaman, akan memilih lokasi dan kondisi yang tepat untuk merespon agresi terbaru Israel.
Sayid Hasan Nasrullah seraya menjelaskan bahwa Hizbullah memiliki roket yang cukup mengungkapkan, muqawama siap untuk konfrontasi besar atau kecil dengan Israel.
Sekjen Hizbullah menjelaskan musuh harus disadarkan bahwa Lebanon tidak akan membiarkan agresi ke wilayahnya dan ini seperti yang dinyatakan oleh petinggi Lebanon termasuk Presiden Michel Aoun.
Sayid Hasan Nasrullah menambahkan, Era Israel membombardir Lebanon telah berakhir dan kini Lebanon dalam kondisi aman.
Sekjen Hizbullah menjelaskan, balasan atas agresi Israel sebuah kepastian dan tidak ada keraguan di dalamnya.
Drone Israel selama satu pekan lalu sebanyak tiga kali melanggara zona udara Lebanon.
Resolusi 1701 Dewan Keamanan PBB yang diratifikasi pasca berakhirnya perang 33 hari Israel dengan Lebanon tahun 2006 melarang Tel Aviv untuk melakukan langkah-langkah permusuhan terhadap Beirut, namun rezim ini mengabaikan resolusi tersebut dan senantiasa melanggar zona udara, darat dan laut Lebanon. (MF)