Ansarullah: UEA Tunggu Serangan Mematikan di Wilayahnya
-
Abdul Wahhab Al Mahbashi
Anggota Dewan Politik Ansarullah Yaman mengatakan, Uni Emirat Arab jika tidak mau keluar dari Yaman, maka harus menunggu serangan mematikan di dalam wilayahnya.
Abdul Wahhab Al Mahbashi, Ahad (22/9/2019) dinihari dalam wawancara dengan IRNA menuturkan, Emirat hingga kini telah menerima pukulan telak dari militer dan komite rakyat Yaman, dan jika agresi terus berlanjut, ia harus siap menerima serangan mengejutkan di dalam wilayahnya sendiri.
Al Mahbashi menjelaskan, satu-satunya jalan keselamatan bagi Arab Saudi dan Emirat dari perang Yaman, adalah menghentikan agresi dan kejahatan serta intervensi dalam urusan internal Yaman.
Ia menambahkan, jika mereka berhenti melakukan agresi, operasi militer Yaman di dalam wilayah mereka akan berakhir, tapi jika tidak, maka serangan berlanjut.
Anggota Dewan Politik Ansarullah menegaskan, satu-satunya yang penting bagi Barat di negara-negara Muslim hanyalah minyak dan keamanan rezim Zionis Israel.
"Nilai minyak Saudi bagi Amerika lebih tinggi daripada darah orang tak bersalah, dan semua kontroversi media terbaru, berakar dari pemikiran ini," imbuhnya.
Menurutnya, tingkat dukungan Amerika terhadap Saudi sesuai dengan uang yang diterimanya dari negara itu, dan Yaman adalah negara independen dan berpengaruh di kawasan, yang menolak intervensi Amerika dan negara Arab. (HS)