Suriah: Menyerang, Turki akan Diperlakukan sebagai Teroris
-
konvoi pasukan Turki
Pemerintah Suriah mengumumkan, Turki adalah rezim rakus yang ingin melakukan ekspansi kekuasaan dan memperingatkan, dimulainya agresi ke Suriah, berarti masuknya Ankara ke dalam barisan kelompok teroris dan merupakan pukulan telak bagi proses perundingan politik Astana.
Fars News (9/10/2019) melaporkan, Suriah mengecam kemungkinan serangan militer Turki ke wilayahnya dan memperingatkan, Damaskus akan menggunakan semua fasilitas yang dimilikinya untuk melawan agresi Ankara.
Kantor berita resmi Suriah, SANA mengabarkan, penempatan pasukan Turki di perbatasan Suriah adalah pelanggaran tegas atas aturan internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menekankan penghormatan terhadap integritas wilayah dan kedaulatan Suriah.
Damaskus mengumumkan, perilaku permusuhan rezim Erdogan ini dengan jelas membuktikan kerakusan ekspansionis Turki terhadap wilayah Suriah, dan tindakan ini tidak bisa dibenarkan atas alasan apapun.
Pemerintah Suriah kepada Turki memperingatkan, jika rezim Erdogan sampai memulai agresi, maka ia sudah memasukkan dirinya ke dalam barisan teroris dan kelompok bersenjata, dan pasti ia akan kehilangan posisinya sebagai penjamin kesepakatan Astana, dan ini merupakan pukulan mematikan atas seluruh proses politik. (HS)