Sultan Qaboos Wafat, Oman Tiga Hari Berduka
-
Sultan Qaboos
Kantor berita resmi Oman Sabtu (11/01) dini hari mengkonfirmasi meninggalnya Sultan Qaboos bin Said al Said, pemimpin negara ini.
Seperti dilaporkan IRNA, Dewan Kerajaan Oman mengumumkan bahwa Sultan Qaboos meninggal dunia karena penyakit lama yang dideritanya.
Dewan Kerajaan Oman mengumumkan tiga hari berduka dan libur resmi menyusul meninggalnya Sultan Qaboos.
Bendera Oman selama 40 hari juga dikibarkan setenga tiang untuk menghormati raja yang meninggal dunia.
Sultan Qaboos tidak memiliki anak dan tidak menunjukkan penggantinya secara terang-terangan, namun beberapa waktu lalu secara rahasia ia menulis wasiat menentukan penggantinya. Surat wasiat tersebut diserahkan keda Dewan Kerajaan.
Berdasarkan konstitusi Oman, setelah kematian raja, Dewan Kerajaan selama tiga hari harus menunjuk pengganti raja.
Jika tidak ada kesepakatan terkait masalah ini, maka dewan militer Oman, ketua Mahkamah Agung dan ketua dua kantor Dewan Kerajaan akan mengungkapkan sosok yang ditunjuk Sultan Qaboos.
Sultan Qaboos, 79 tahun setelah ayahnya, memulai kebijakan terbuka dan melakukan reformasi ekonomi. 23 Juli 1970 berkuasa di Oman. Hari itu dikenal rakyat Oman sebagai hari kebangkitan.
Oman di bawah pemerintahan Sultan Qaboos, selama beberapa tahun terakhir memainkan peran besar dalam menyelesaikan friksi regional dan global melalui peran mediatornya. (MF)