Kebijakan Israel Dinilai akan Pengaruhi Seluruh Timteng
Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah, memperingatkan dampak-dampak negatif kebijakan konfrontatif Israel terhadap wilayah Timur Tengah.
Hamdallah seperti dilansir Xinhua, Selasa (10/5/2016) memperingatkan bahwa agresi dan kebijakan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina akan menyeret seluruh Timur Tengah ke dalam kebencian dan kemarahan.
Ia juga mengecam sikap diam masyarakat internasional di hadapan tindakan brutal dan agresi rezim Zionis, yang umumnya terjadi di Baitul Maqdis.
Hamdallah menyeru masyarakat internasional untuk memusatkan perhatiannya pada perlindungan Baitul Maqdis dan warganya dari aksi brutal dan arogansi rezim Zionis Israel.
Pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyatu telah meningkatkan aksi penumpasan warga Palestina di Tepi Barat dalam beberapa bulan terakhir.
"Semua tindakan ilegal Israel dalam melanggar hukum internasional dan prinsip-prinsip hak asasi manusia harus dilawan," tegas Hamdallah.
Rakyat Palestina menganggap timur Baitul Maqdis yang dicaplok Israel pada tahun 1967, sebagai ibukota negara merdeka Palestina. Rezim Zionis dalam sebuah tindakan ilegal juga menetapkan Baitul Baqdis sebagai ibukota Israel.
"Sama sekali tidak ada perdamaian tanpa berdirinya negara Palestina dengan ibukota timur Baitul Maqdis; Baitul Maqdis tidak akan terisolasi dan tidak akan dilupakan," tandas Hamdallah. (RM)