Palestina Tanggapi AS Soal Label "Buatan Israel"
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i87476-palestina_tanggapi_as_soal_label_buatan_israel
Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki menyebut langkah pemerintah AS mendukung barang yang diproduksi di daerah pemukiman Zionis di Tepi Barat sebagai kejahatan perang.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 21, 2020 13:23 Asia/Jakarta
  • Gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi anti-Israel (BDS).
    Gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi anti-Israel (BDS).

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki menyebut langkah pemerintah AS mendukung barang yang diproduksi di daerah pemukiman Zionis di Tepi Barat sebagai kejahatan perang.

Seperti dilansir kantor berita Anadolu Turki, al-Maliki pada hari Sabtu (21/11/2020) mengatakan dukungan AS terhadap barang yang diproduksi di distrik pemukiman Zionis merupakan bentuk pengakuan atas aneksasi Tepi Barat oleh Israel dan pelaksanaan Kesepakatan Abad yang diprakarsai Amerika.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan pada Kamis lalu bahwa barang yang diproduksi di pemukiman Zionis dapat diberi label "buatan Israel."

"Ini adalah tindakan paling berbahaya yang dilakukan AS terhadap rakyat Palestina, tanah mereka dan cita-cita mereka untuk memiliki negara merdeka Palestina sejak dimulainya konspirasi pembangunan distrik Zionis," tegas al-Maliki.

Menlu Palestina kemudian menyerukan tindakan segera dunia Arab, Islam, dan internasional untuk menanggapi keputusan AS dan melawannya melalui semua instrumen hukum yang tersedia.

Sementara itu, juru bicara Gerakan Jihad Islam Palestina, Dawood Shihab mengatakan keputusan AS ini jelas merupakan pelanggaran hukum internasional dan serangan baru terhadap rakyat Palestina.

Dia menyerukan kampanye global untuk memboikot produk-produk rezim Zionis. (RM)