Hamas Minta Otorita Ramallah Revisi Kerja Sama dengan Tel Aviv
-
Hazem Qassem
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menuntut Otorita Ramallah satu visi dengan faksi Palestina lainnya dan melawan ancaman yang terus meningkat terhadap Palestina.
Seperti dilaporkan Pusat Informasi Palestina Senin (7/12/2020), Hazem Qassem, juru bicara Hamas di akun Twitternya menulis, Otorita Ramallah harus mengakhiri halusinasi pengembalian haknya yang diambil dengan menjalin hubungan bersama Israel serta berharap kepada Joe Biden, presiden baru AS.
"Donald Trump, presiden AS saat ini di tiga tahun lalu dalam sebuah kejahatan besarnya mengakui secara resmi Quds sebagai ibu kota Israel di mana hal ini merupakan tamparan keras kepada front pro perdamaian dengan Israel dan para pemimpin Otorita Ramallah yang saat ini menunggu peresmian rencana perdamaian AS," papar jubir Hamas.
Hazem memperingatkan, kebergantungan dan rasa optimis Otorita Ramallah kepada Joe Biden juga akan memiliki hasil yang sama, karena sikap Amerika tekait Quds tidak akan berubah.
Otorita Ramallah Palestina Selasa (17/11/2020) menyatakan, koordinasi keamanan dengan Israel yang terhenti selama enam bulan akan dimulai kembali.
Otorita Ramallah bulan Mei tahun ini saat merespon keputusan Israel menduduki wilayah baru di Tepi Barat mengumumkan memutus hubungan dengan Tel Aviv dan Amerika Serikat. (MF)