Ribuan Warga Irak Mengungsi Akibat konflik
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan sekitar 80.000 orang telah mengungsi akibat meningkatnya konflik bersenjata di Irak sejak awal Maret 2016.
"Pergerakan baru telah terjadi di tiga wilayah; koridor Anbar, koridor Mosul dan di utara Salahuddin," ujarnya pada jumpa pers, Kamis (12/5/2016) seperti dilansir Xinhua.
Pasukan keamanan Irak dan relawan rakyat telah meningkatkan operasi terhadap kelompok teroris Daesh.
"Bantuan kemanusiaan telah dikirim untuk warga yang terkena dampak di semua lokasi, termasuk penyediaan makanan, air, fasilitas sanitasi dan dukungan tempat tinggal," lanjut Dujarric.
"Ketidakamanan, penyebaran warga di lokasi yang jauh dan kamp-kamp yang penuh sesak, telah menjadi sebuah tantangan kritis," tegasnya.
Selain hampir satu juta warga Irak mengungsi sejak perang tahun 2006-2007, badan pengungsi PBB, UNHCR menyatakan lebih dari 3,3 juta orang telah mengungsi sejak 2014, ketika teroris Daesh menguasai wilayah yang luas di utara dan barat Irak. (RM)