Delegasi Hizbullah Lebanon akan Kunjungi Moskow
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i93030-delegasi_hizbullah_lebanon_akan_kunjungi_moskow
Sebuah delegasi yang terdiri dari para petinggi Hizbullah Lebanon dikabarkan akan mengunjungi Rusia untuk membahas perkembangan Suriah dan krisis di Lebanon.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 11, 2021 15:52 Asia/Jakarta
  • Bendera Hizbullah Lebanon.
    Bendera Hizbullah Lebanon.

Sebuah delegasi yang terdiri dari para petinggi Hizbullah Lebanon dikabarkan akan mengunjungi Rusia untuk membahas perkembangan Suriah dan krisis di Lebanon.

Seperti dikutip situs Rai al-Youm, Kamis (11/3/2021), sumber-sumber di Beirut mengatakan delegasi tingkat tinggi Hizbullah akan berkunjung ke Moskow pada pertengahan bulan ini atas undangan pejabat Rusia. Delegasi Hizbullah akan dipimpin oleh Mohammad Raad, kepala fraksi loyalitas perlawanan.

Menurut beberapa sumber, kunjungan delegasi Hizbullah ke Moskow tidak ada hubungannya dengan pertemuan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dengan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri di Abu Dhabi. Kunjungan ini sudah dijadwalkan sebelumnya.

Hizbullah Lebanon menjadi mitra utama Rusia di medan perang dan sepanjang perang di Suriah, kedua pihak telah melakukan berbagai pertemuan, tetapi ini adalah kunjungan pertama delegasi Hizbullah yang diumumkan ke media sejak pecahnya perang Suriah.

Rusia menyebut posisi Hizbullah mengenai perundingan penyelesaian sengketa perbatasan Lebanon-Israel sebagai sikap yang bertanggung jawab. Namun, meski menguasai zona udara Suriah, Rusia tidak mengambil tindakan terhadap militer Israel yang menyerang target yang dianggap terkait dengan Iran atau Hizbullah di Suriah.

Rezim Zionis berulang kali menyatakan keprihatinannya atas kehadiran pasukan Hizbullah di perbatasan Dataran Tinggi Golan Suriah, dan Tel Aviv berkoordinasi dengan Moskow dalam masalah tersebut.

Hizbullah menekankan bahwa kehadirannya di Suriah untuk memenuhi permintaan pemerintah Damaskus. Hizbullah telah mengurangi pasukannya setelah mereka dan militer Suriah dengan dukungan Rusia, berhasil mengalahkan teroris di sebagian besar daerah di Suriah. (RM)