Turki Sebut Pernyataan Cameron 'Memalukan'
Wakil Perdana Menteri Turki, Numan Kurtulmus pada Sabtu (28/5/2016) menyebut pernyataan perdana menteri Inggris tentang peluang masuknya Turki di Uni Eropa sebagai "memalukan."
Seperti dilansir media Rusia, Sputnik, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan sebelumnya Turki tidak mungkin untuk bergabung dengan Uni Eropa sampai tahun 3000.
"Jika ada yang mengatakan bahwa proses aksesi Turki ke Uni Eropa akan berlanjut sampai tahun 3000, maka ini adalah sebuah rasa malu bukan hanya untuk Turki, tetapi juga untuk mereka yang menyuarakan pikiran-pikiran ini," kata Kurtulmus dalam pidatonya di parlemen Turki.
Dia menggarisbawahi komitmen Ankara untuk memenuhi kewajibannya dalam perjalanan bebas visa bagi warganya ke Eropa, dan menekankan Turki tidak bergantung pada Uni Eropa.
Brussels sebelumnya berjanji akan memproses rezim bebas visa untuk warga Turki jika Ankara menghentikan arus imigran yang masuk ke wilayah Eropa. (RM)