Ratusan Orang Tewas dalam Penembakan di AS Sejak Awal 2022
-
Ilustrasi toko penjualan senjata api di Amerika Serikat.
Arsip Kekerasan Senjata AS melaporkan bahwa hampir 700 orang tewas dan terluka dalam penembakan selama empat hari pertama Tahun Baru 2022 di Amerika.
"Dalam empat hari pertama tahun 2022, setidaknya 398 orang tewas dan 277 terluka dalam kekerasan bersenjata," kata Arsip Kekerasan Senjata, yang telah memantau kekerasan semacam itu di AS sejak 2013.
Dikutip dari Reuters pada Selasa (4/1/2022), laporan tersebut menyatakan bahwa setidaknya sembilan penembakan massal juga terjadi di AS sejak awal 2022, yang menewaskan sedikitnya empat orang.
Kekerasan bersenjata telah menjadi masalah sosial kronis di Amerika, yang belum ditemukan solusinya sampai sekarang.
Biro Investigasi Federal (FBI) memperkirakan lebih dari 17 juta pucuk senjata api terjual antara Januari dan November 2021, yang merupakan penjualan senjata terbesar kedua di AS sejak tahun 2000.
Hasil survei nasional tentang senjata api di AS menunjukkan bahwa hampir sepertiga – lebih dari 81 juta orang dewasa – memiliki senjata api. (RM)