AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Libya
Amerika Serikat memperingatkan perjalanan warganya ke Libya mengingat instabilitas dan kekacauan masih berlanjut di negara itu.
Departemen Luar Negeri dalam satu pernyataannya pada Kamis (9/6/2016) mendesak warga Amerika untuk segera meninggalkan Libya. Demikian dilansir IRNA mengutip laman berita al-Youm al-Sabe'a.
"Situasi di Libya masih kacau dan kelompok-kelompok teroris terus menyusun rencana untuk melakukan serangan terhadap kepentingan AS," tambahnya.
Deplu AS menandaskan bahwa otoritas Libya kurang kontrol atas banyak lembaga negara dan polisi lokal serta layanan keamanan memiliki kemampuan terbatas untuk merespon keadaan darurat atau permintaan bantuan.
"Tingkat kejahatan di Libya tetap tinggi, termasuk ancaman penculikan, dan berbagai kelompok teroris telah menyerukan serangan terhadap warga Amerika dan kepentingan AS di Libya," tegas pernyataan tersebut.
Libya menyaksikan kekacauan dan gangguan keamanan sejak tahun 2011 dan teroris Daesh mulai beroperasi di negara itu dengan memanfaatkan kevakuman politik dan keamanan. (RM)