Asetnya akan Disita AS dan Diserahkan ke Ukraina, Ini Reaksi Rusia
Apr 30, 2022 14:09 Asia/Jakarta
-
Jubir Presiden Rusia Dmitry Peskov
Juru bicara Presiden Rusia menyebut rencana Amerika Serikat untuk menyita aset orang-orang Rusia, dan mengalihkannya untuk kepentingan Ukraina, sebagai penyimpangan memalukan dari semua jenis norma moral.
Dmitry Peskov, Jumat (29/4/2022) menanggapi kemungkinan langkah AS untuk menyita aset orang-orang Rusia di negara itu, dan menggunakannya untuk kepentingan Ukraina.
Peskov menuturkan, "Pemerintah AS sedang menciptakan sebuah 'rekam jejak berbahaya' dengan mengutarakan usul penjualan aset orang-orang Rusia, dan menyerahkan uangnya ke Ukraina."
Ia menambahkan, "Langkah ini tidak lain adalah penghapusan kepemilikan aset-aset pribadi, dan usaha untuk melegitimasi penghapusan kepemilikan ini."
Sebelumnya Presiden AS Joe Biden mengatakan, "Selain draf anggaran bantuan, sebuah paket lengkap juga sudah kami serahkan ke Kongres, yang akan memperkuat upaya kami sehingga rumah, aset dan kekayaan orang-orang yang dekat dengan lingkaran kekuasaan di Rusia, kita sita. Lewat cara ini para petugas hukum kita bisa menyita aset-aset yang terkait dengan pemerintah Rusia."
"Segera setelah aset-aset dan kekayaan itu terjual, kami akan memastikan uangnya langsung dikirim ke Ukraina," pungkasnya. (HS)
Tags