Pasukan Ukraina Serang Wilayah Pemukiman Kherson
-
Kherson
Berbagai media melaporkan terdengarnya enam ledakan di wilayah Kherson, selatan Ukraina.
Rusia sejak 24 Februari lalu mengakui secara resmi kemerdekaan Luhansk dan Donetsk dari Ukraina, dengan demikian negaraini mengirim pasukannya dan mulai melancarkan operasi militer.
Rusia menyebut tujuan langkahnya tersebut adalah melucuti senjata Ukraina, menghapus kekhawatiran keamanannya dan memenuhi permintaan bantuan Luhans dan Donetsk serta menyatakan tidak ingin menguasai wilayah Ukraina.
Kantor Berita resmi Rusia, Tass Jumat (2/9/2022) melaporkan bahwa terdengar enam ledakan di wilayah Kherson di selatan Ukraina.
Pejabat pro Rusia di Kherson terkait suara ledakan ini menjelaskan bahwa menyusul serangan militer Ukraina ke sebuah bangunan pemukiman di Kherson sejumlah orang tewas dan terluka.
Sementara itu, kantor berita ini juga melaporkan terdengarnya lima suara ledakan lain di Melitopol'. Kemudian diumumkan bahwa suara tersebut milik anti-udara Rusia.
Sebelumnya Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi sejumlah mortir jatud di 400 meter dari unit pertama energi di instalasi nuklir Zaporizhzhia.
Departemen ini juga mengumumkan bahwa rute yang dilalui delegasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dihujani peluru dan serangan oleh Ukraina. (MF)