Penggunaan SWIFT Rusia oleh Lembaga Keuangan Naik 25 Persen
Bank Sentral Rusia mengumumkan jumlah penggunaan SWIFT Rusia oleh lembaga keuangan tumbuh sebesar 25 persen pada tahun 2022.
Elvira Nabiullina, Direktur Bank Sentral Rusia hari Kamis mengumumkan bahwa lalu lintas dan penggunaan sistem SPFS oleh lembaga keuangan yang dianggap sebagai sistem pesan alternatif untuk SWIFT dan dirancang oleh pemerintah Rusia tumbuh sebesar 25 persen pada tahun 2022.
"Proses ini mungkin akan terus berlanjut. Sistem pesan keuangan kami, seperti SWIFT, melayani bank di seluruh Rusia tanpa gangguan," ujar Nabiullina.
Rusia mulai menjalankan sistem SPFS pada 2014 setelah Washington mengancam akan mengeluarkannya dari SWIFT.
Transaksi keuangan pertama dilakukan di sistem keuangan ini pada bulan Desember 2017.
SWIFT adalah singkatan dari Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication, yang diluncurkan pada Mei 1973 oleh 239 bank dari lima belas negara Eropa dan Amerika Utara, dan tujuannya adalah untuk menggantikan metode komunikasi non-bank.
Standar kertas atau melalui Telex distandarisasi secara internasional dengan metode global.
Tahun lalu, pemerintah Rusia mengumumkan dalam sebuah laporan yang mengutip informasi dari Bank Sentral Rusia dengan mengatakan bahwa jumlah bank dan badan hukum yang menggunakan SWIFT Rusia, yang dikenal sebagai SPFS mencapai angka 404.(PH)