NATO Mulai Manuver Militer Laut di Dekat Rusia
Manuver militer laut Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO di dekat Rusia, sudah dimulai.
IRNA (11/7) melaporkan, seiring dengan dimulainya manuver rudal lintas benua Rusia, operasi latihan perang NATO juga, Senin (11/7) digelar dengan partisipasi beberapa negara anggota organisasi itu di Laut Hitam, dekat Rusia.
Manuver militer Sea Breeze 2016 ini diikuti oleh 25 kapal perang, kapal pendukung dan unit-unit Angkatan Laut. Armada permanen NATO di Laut Hitam juga ikut serta.
Manuver militer yang berlangsung sepekan tersebut, diikuti oleh pasukan sejumlah negara anggota NATO termasuk Rumania, Bulgaria, Turki dan Spanyol.
Hari ini setelah diumumkan keputusan NATO untuk mengirim pasukan tambahan ke dekat wilayah Rusia, Moskow langsung menggelar manuver militer rudal lintas benua terbesar yang memiliki daya jangkau lebih dari 8000 kilometer.
Di manuver Russia-400 ini, diuji coba perlengkapan-perlengkapan perang super berat dan canggih termasuk sistem rudal Topol, Topol M1 dan Yars yang berdaya jangkau lebih dari 8000 kilometer, dalam sebuah simulasi perang.
Rusia di perbatasan Eropanya, berhadapan dengan kehadiran militer permanen NATO dan Amerika Serikat khususnya di Polandia, Rumania, Reublik Ceko (Timur Eropa), Lithuania, Latvia, Estonia, tiga negara Laut Baltik dan Georgia serta Moldova.
Penempatan pasukan NATO itu terus berlangsung sekalipun Rusia berulangkali memberikan peringatan. (HS)