Ancaman Meningkat, Operasional PLTN Zaporzhzhia di Ukraina Dihentikan
Penjabat Gubernur Zaporizhzhia, Yevgeny Balitsky mengumumkan aktivitas reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhia dihentikan untuk mencegah tindakan provokatif pasukan Ukraina.
Pembangkit listrik Zaporizhzhia yang dianggap sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, berada di garis depan konflik antara Rusia dan Ukraina.
Eskalasi pemboman dalam beberapa bulan terakhir oleh tentara Ukraina telah menyebabkan meningkatnya kekhawatiran tentang terjadinya bencana yang mirip dengan tragedi Chernobyl di pembangkit listrik ini.
Yevgeny Balitsky hari Senin (8/5/2023) mengatakan, "Menjadi sulit untuk memprediksi tindakan pasukan Ukraina, oleh karena itu aktivitas reaktor ini ditangguhkan,".
Sementara itu, Raphael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional dalam sebuah pernyataan Jumat lalu mengingatkan tentang eskalasi konflik dan kerusuhan di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina.
Bulan lalu, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional telah memperingatkan tentang risiko pemadaman listrik yang sering terjadi pada sistem pendingin sebagai tanggapan atas roket yang menghantam generator diesel Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia.
Grossi telah bernegosiasi dengan Ukraina dan Rusia selama berbulan-bulan untuk menciptakan lingkungan yang aman di sekitar pembangkit listrik Zaporizhzhia.(PH)