Drone Tempur Rusia Serang Kyiv
Drone Rusia menargetkan kota Kyiv, ibu kota Ukraina yang dihadapi unit pertahanan udara negara ini.
Serangan sejumlah drone memasuki zona udara Kyiv yang dihadapi unit pertahanan udara Ukraina pada Sabtu (20/5/2023) dini hari memicu serangkaian ledakan dahsyat mengguncang ibu kota negara itu.
Bersamaan dengan serangan pesawat tak berawak Rusia di Kiev, beberapa sumber melaporkan jatuhnya kota Bakhmut di Ukraina timur dan pendudukan penuh kota ini oleh pasukan Rusia.
Tapi pasukan Ukraina menyangkal berita media Rusia tentang jatuhnya kota Bakhmut di Ukraina timur dan perebutan total kota ini oleh Rusia, dengan mengumumkan pasukan negara ini telah maju hingga 500 meter di berbagai bagian dan menguasai bagian barat daya kota ini.
Perang di Ukraina, dengan segala konsekuensi politik, militer, ekonomi, sosial, dan bahkan budayanya yang luas, telah memasuki bulan ke-16, dan negara-negara Barat masih mengirimkan senjata ke Ukraina.
Negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat mengintensifkan tekanan sanksi terhadap Federasi Rusia dan memasok segala jenis senjata ringan dan berat ke Kyiv yang memicu api konflik terus berkobar di negeri ini.
Pejabat Rusia serta beberapa pakar dan media Barat menggambarkan perang di Ukraina sebagai perang proksi antara Barat dan Rusia.
Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa pengiriman senjata Barat ke Ukraina hanya akan memperpanjang konflik di negara tersebut dan memiliki konsekuensi yang tidak dapat diprediksi.(PH)