Rusia Tolak Perjanjian Biji-Bijian, Ini Alasannya
Kremlin mengumumkan bahwa Moskow menolak kembali ke perjanjian ekspor biji-bijian dengan Ukraina.
Perjanjian ekspor biji-bijian Laut Hitam, yang ditandatangani oleh perwakilan Rusia, Turki, Ukraina, dan PBB pada 22 Juli 2022, mencakup ekspor biji-bijian, makanan, dan pupuk Ukraina melalui tiga pelabuhan negara itu di pantai Laut Hitam.
Moskow baru-baru ini mengumumkan bahwa tidak ada ketentuan dalam perjanjian ini, yang terkait dengan pengecualian ekspor biji-bijian dan pupuk Rusia dari sanksi, yang dilaksanakan, oleh karena itu Rusia menarik diri dari perjanjian biji-bijian.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov hari Selasa (25/7/2023) mengatakan bahwa bagian dari perjanjian biji-bijian Laut Hitam yang terkait dengan Rusia belum terpenuhi, sehingga Rusia menolak kembali ke perjanjian biji-bijian.
Juru bicara Kremlin menekankan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperjelas bahwa perjanjian biji-bijian akan dilanjutkan ketika bagian yang terkait dengan Moskow diimplementasikan dalam perjanjian ini.
Rusia mengatakan bahwa tujuan kemanusiaan dari perjanjian ekspor biji-bijian Laut Hitam belum tercapai, dan Ukraina menggunakan pelabuhan yang dikendalikan oleh negara ini dan penyeberangan ekspor biji-bijian untuk melakukan serangan teroris.(PH)