Rusia Berhasil Cegah Serangan Rudal NATO ke Suriah
-
Sergei Shoigu, Menhan Rusia
Menteri Pertahanan Rusia mengumumkan, Rusia dengan menyampaikan prakarsa pemusnahan bahan kimia di Suriah, telah berhasil mencegah serangan rudal luas Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO ke negara itu.
IRNA (16/8) melaporkan, Sergei Shoigu, Menhan Rusia, Senin (15/8) mengatakan, prakarsa Rusia untuk memusnahkan bahan kimia di Suriah menjadi faktor pencegah serangan-serangan rudal NATO ke negara itu.
Ia menambahkan, Barat saat itu sudah bersiap untuk melancarkan serangan rudal luas ke Suriah.
Menurut Menhan Rusia, jika serangan rudal luas itu jadi dilakukan, maka upaya rekonstruksi infrastruktur Suriah akan sangat sulit.
Pada saat yang sama, Shoigu juga menuturkan, kemungkinan Rusia dan Amerika Serikat untuk melakukan perang bersama melawan kelompok teroris Daesh di kota Aleppo, Suriah, semakin terbuka.
Vladimir Putin, Presiden Rusia pada tahun 2013 menyampaikan prakarsa pemusnahan bahan kimia Suriah yang kemudian diterima oleh Amerika dan negara-negara Barat lainnya.
Pemusnahan bahan kimia Suriah dimulai pada September 2013 dan berdasarkan resolusi 2118 Dewan Keamanan PBB serta partsipasi sejumlah negara termasuk Rusia dan Amerika, proses pemusnahan itu berhasil dirampungkan dan hingga bulan Juni 2014, operasi pemusnahan senjata kimia sepenuhnya selesai. (HS)