Pasca-Operasi Migrasi Menewaskan Warga AS, Minneapolis Jadi Lokasi Protes Nasional
-
Renée Nicole Goode
Pars Today - Pembunuhan seorang wanita Amerika berusia 37 tahun oleh petugas migrasi di Minneapolis telah memicu gelombang kemarahan publik dan protes luas di beberapa negara bagian AS, yang sekali lagi membawa diskusi tentang kekerasan pasukan federal dan kebijakan anti-imigrasi Washington kembali ke garis depan berita.
Renée Nicole Goode, seorang ibu dari tiga anak dan penyair terkenal, ditembak di kepala Rabu lalu (7 Januari) selama operasi yang digelar petugas Migrasi dan Bea Cukai AS (ICE) di lingkungan perumahan di selatan pusat kota Minneapolis.
Insiden yang direkam sepenuhnya oleh warga, terjadi dalam suasana di mana ketegangan politik dan sosial atas penahanan dan deportasi imigran telah mencapai puncaknya. Laporan dari Pars Today ini mengkaji berbagai versi cerita yang saling bertentangan mengenai pembunuhan wanita Amerika ini dan protes di berbagai negara bagian, sebagai berikut:
Narasi polisi dan rekaman video yang saling bertentangan
Para pejabat Amerika mengklaim bahwa Nicole Goode mencoba menabrak petugas imigrasi dengan mobilnya, dan sebagai tanggapan, salah satu petugas menembaknya. Namun, video yang dirilis menunjukkan bahwa mobil itu bergerak dengan kecepatan sangat rendah dan bahwa petugas telah mengepungnya.
Pada saat mobil bergerak, beberapa tembakan dilepaskan dan mobil itu, setelah meningkatkan kecepatannya, menabrak tiang listrik. Gambar-gambar ini telah mempertanyakan klaim "pembelaan diri", dan para pejabat telah menyerukan penyelidikan independen atas insiden itu.
Penyebaran protes di berbagai negara bagian
Setelah insiden ini, demonstrasi diadakan di setidaknya 15 negara bagian AS yang mengecam penembakan fatal oleh petugas. Di Los Angeles, ribuan orang, sambil memegang plakat menentang Departemen Migrasi, menuntut penarikan pasukan federal dan penuntutan terhadap petugas yang bertanggung jawab atas penembakan itu. Seruan untuk "seribu demonstrasi" juga telah diposting di media sosial.
Kunjungan Kongres dan kritik terhadap otoritas lokal
Sejumlah anggota Kongres, termasuk Ilhan Omar, mengumumkan bahwa mereka dilarang melakukan kunjungan penuh ke pusat penahanan migrasi di Minneapolis. Mereka menganggap tindakan ini sebagai hambatan terhadap pengawasan hukum. Walikota Minneapolis juga menggambarkan perilaku pelaku penembakan sebagai "ceroboh" dan menyerukan agar pasukan ICE meninggalkan kota.
Senator Tina Smith, merujuk pada latar belakang budaya dan artistik wanita itu, menyebut pembunuhannya "mengejutkan".
Terakhir, perlu dikatakan bahwa pembunuhan Renee Nicole Goode di dekat lokasi kematian George Floyd pada tahun 2020 sekali lagi membawa isu kebrutalan polisi dan diskriminasi dalam penegakan hukum ke garis depan opini publik Amerika.
FBI kini telah meluncurkan penyelidikan atas kasus ini, dan publik Amerika menunggu klarifikasi aspek hukum dan politik dari salah satu insiden paling kontroversial dalam beberapa minggu terakhir.(sl)