Konferensi Pendekatan Mazhab di Malaysia, Peta Jalan Baru Konvergensi Dunia Islam
-
Hujjatul Islam Wal Muslimin Hamid Shahriari, Sekretaris Jenderal Forum Dunia untuk Pendekatan Mazhab Islam
Pars Today - Pertemuan umum Forum Dunia untuk Pendekatan Mazhab Islam diadakan di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan kehadiran para cendekiawan, pemikir, dan tokoh dari negara-negara Asia Tenggara.
Pertemuan umum pertama Forum Dunia untuk Pendekatan Mazhab Islam dihadiri oleh para cendekiawan, pemikir, dan tokoh dari Australia, Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Republik Islam Iran, dan ditekankan pentingnya penguatan persatuan dan konvergensi di dunia Islam.
Pada pertemuan ini, Hujjatul Islam Wal Muslimin Hamid Shahriari, Sekretaris Jenderal Forum Dunia untuk Pendekatan Mazhab Islam mempresentasikan dokumen strategis tujuh poin forum ini. Dokumen yang berpusat pada "Umat Islam dan Identitas Peradaban Tunggal", menekankan kepemimpinan ilmiah umat, jaringan elit, produksi pengetahuan bersama, pengurangan perbedaan agama, penanggulangan gerakan takfiri, pemberdayaan sosial, peran media dan seni, serta konvergensi kelembagaan dan peradaban di dunia Islam.
Pada pertemuan ini juga, lima belas cendekiawan dan intelektual yang hadir terpilih sebagai anggota Majelis Umum Forum Dunia untuk Pendekatan Mazhab Islam.
Muhammad Azmi Abdul Hamid, Ketua Dewan Penasihat Organisasi Islam Malaysia menyinggung kondisi terkini di dunia Islam dan mengatakan, "Pendekatan antarmazhab Islam bukanlah kebutuhan sementara, tetapi kewajiban agama dan tanggung jawab bersama bagi semua Muslim."
Mawlawi Ishaq Madani, Ketua Dewan Tinggi Forum Dunia untuk Pendekatan Mazhab Islam dan seorang ulama Sunni, juga menekankan peran ulama dalam memperkuat persatuan Islam, dan perlunya memperluas dialog konstruktif, saling menghormati antarmazhab Islam, dan menghadapi arus ekstremis dan yang memecah belah.
Pada akhir pertemuan ini, Hujjatul Islam Wal Muslimin Hamid Shahriari dalam sebuah dekrit, memperkenalkan Habib Reza Arzani, Penasihat Kebudayaan Republik Islam Iran di Malaysia, sebagai perwakilan pertama Forum Dunia untuk Pendekatan Mazhab Islam di kawasan Asia Tenggara.(sl)