Trump-Jepang: "Menang Lagi!" 36 Miliar Dolar Mengalir ke AS
https://parstoday.ir/id/news/world-i185660-trump_jepang_menang_lagi!_36_miliar_dolar_mengalir_ke_as
ParsToday – Jepang dengan janji investasi 36 miliar dolar dalam proyek produksi berlian sintetis, energi, dan ekspor minyak mentah di Amerika Serikat, memasuki negara ini. Namun dalam praktiknya, proyek-proyek ini lebih dari sekadar menguntungkan Jepang, secara langsung memperkuat ekonomi dan kepentingan strategis Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kesepakatan ini, kepentingan Amerika berada di atas negara lain mana pun.
(last modified 2026-02-18T07:57:36+00:00 )
Feb 18, 2026 14:48 Asia/Jakarta
  • Bendera AS dan Jepang
    Bendera AS dan Jepang

ParsToday – Jepang dengan janji investasi 36 miliar dolar dalam proyek produksi berlian sintetis, energi, dan ekspor minyak mentah di Amerika Serikat, memasuki negara ini. Namun dalam praktiknya, proyek-proyek ini lebih dari sekadar menguntungkan Jepang, secara langsung memperkuat ekonomi dan kepentingan strategis Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kesepakatan ini, kepentingan Amerika berada di atas negara lain mana pun.

Melaporkan dari kantor berita Kyodo, IRNA pada Kamis, 19 Februari 2026, Trump dengan gembira menyambut kesepakatan ini dan mengatakan, "Amerika menang lagi."

Ini menunjukkan fokus utama proyek-proyek ini sepenuhnya pada kepentingan domestik Amerika Serikat. Trump di laman media sosialnya menulis, "Proyek-proyek ini sangat besar. Amerika sedang membangun lagi, Amerika sedang memproduksi lagi, dan Amerika sedang menang lagi."

Ketiga proyek ini merupakan bagian dari paket 550 miliar dolar yang akan diinvestasikan Jepang sebagai imbalan atas pengurangan tarif impor mobil dan barang-barang Jepang lainnya di Amerika. Setelah diumumkan oleh Donald Trump, beberapa jam kemudian dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.

Merujuk pada momen ini sebagai momen bersejarah bagi Amerika Serikat dan Jepang, ia mengatakan sebuah proyek mineral kritis di Georgia, bersama dengan rencana fasilitas minyak di Texas dan infrastruktur pembangkit listrik di Ohio, akan dilaksanakan.

Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, juga mengatakan Amerika Serikat dan Jepang akan membangun infrastruktur gas alam terbesar dalam sejarah di Ohio yang diperkirakan akan menghasilkan 9,2 gigawatt listrik. Mereka juga akan membangun fasilitas ekspor minyak mentah di perairan dalam Teluk Meksiko dan kapasitas produksi berlian industri sintetis di Amerika Serikat.

Ia mengatakan fasilitas ini akan menghasilkan ekspor minyak mentah AS senilai 20 hingga 30 miliar dolar per tahun.

Takaichi juga di media sosial mengumumkan bahwa infrastruktur gas akan memberi daya pada pusat data kecerdasan buatan. Produksi berlian sintetis yang digunakan dalam industri semikonduktor, otomotif, dan penerbangan dilakukan dengan tujuan mengurangi ketergantungan berlebihan kedua negara pada satu negara tertentu (tanpa menyebut Tiongkok).

Donald Trump dan Sanae Takaichi

Takaichi dalam unggahan di X mengatakan, "Mulai sekarang, Jepang dan Amerika Serikat akan terus bekerja sama erat untuk lebih menyelaraskan detail implementasi setiap proyek dan memastikan implementasinya lebih awal."

Berdasarkan kesepakatan dagang yang ditandatangani Juli tahun lalu, Jepang berkomitmen untuk menginvestasikan 550 miliar dolar di Amerika Serikat hingga akhir masa jabatan kedua Trump pada Januari 2029.

Komitmen Jepang mencakup investasi, pinjaman, dan jaminan pinjaman dari lembaga keuangan yang didukung pemerintah Jepang.

Menteri Perindustrian Jepang, Yoji Muto, dalam hal ini mengatakan kepada wartawan bahwa sekitar 33,3 miliar dolar akan diinvestasikan dalam infrastruktur gas. Perusahaan-perusahaan Jepang seperti Hitachi Ltd., Mitsubishi Electric, Toshiba, dan SoftBank Group berminat berpartisipasi dalam proyek ini.

Menurutnya, proyek peningkatan ekspor minyak mentah AS bernilai 2,1 miliar dolar, dan produksi berlian sintetis bernilai 600 juta dolar. Ia merujuk pada perusahaan-perusahaan Jepang terkait inisiatif-inisiatif ini.

Pekan lalu, Muto dan Lutnick di Washington sepakat untuk mempercepat putaran pertama investasi, seiring persiapan kedua negara untuk kunjungan Takaichi ke Amerika Serikat bulan depan.

Jepang dan Amerika Serikat telah mengumumkan bahwa investasi ini akan difokuskan pada sektor-sektor strategis seperti mineral kritis, semikonduktor, kecerdasan buatan, dan energi untuk memajukan kepentingan keamanan nasional dan tujuan ekonomi mereka.

Nota kesepahaman antara Jepang dan AS yang ditandatangani September lalu oleh Muto dan Lutnick, menegaskan bahwa Trump pada akhirnya akan memilih proyek-proyek yang direkomendasikan oleh "komite investasi" yang diketuai Menteri Perdagangan dan terdiri dari pejabat Amerika.

Di awal proses ini, sebuah komite penasihat yang terdiri dari pejabat kedua negara bertugas mengidentifikasi proyek-proyek investasi potensial.

Amerika Serikat akan mengirimkan proyek-proyek investasi yang disetujui Trump ke Jepang untuk ditinjau. Tokyo diberi waktu 45 hari untuk merespons dan mentransfer dana yang diperlukan ke Washington.

Takaichi, yang menjabat pada Oktober lalu, dijadwalkan bertemu Trump di Gedung Putih pada 19 Maret. Kedua pemimpin diharapkan merayakan dimulainya proyek-proyek investasi.(sl)