Lavrov: Barat Bertanggung Jawab atas Dampak Operasi Militer di Timteng
-
Sergei Lavrov, Menlu Rusia
Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, negara-negara Barat hingga kini tidak menyadari dampak-dampak operasi militer di kawasan Timur Tengah (Asia Barat) dan Afrika Utara.
Kantor berita resmi Kuwait (23/8) melaporkan, Sergei Lavrov, Menlu Rusia, Selasa (23/8) kepada kantor berita Itar Tass menuturkan, kekacauan yang terjadi saat ini di kawasan Timur Tengah adalah dampak dari operasi militer Barat. Operasi militer itu berujung dengan penjarahan gudang-gudang senjata dan amunisi.
Lavrov sama sekali tidak membantah informasi hilangnya sejumlah banyak senjata termasuk rudal-rudal panggul anti-pesawat, dan menerangkan, di Libya, 500 sistem rudal Strela dan Igla hilang.
Menlu Rusia menegaskan, tidak ada seorangpun yang tahu kelompok teroris mana yang menggunakan senjata-senjata mematikan ini untuk menembak pesawat-pesawat sipil, dan tidak ada seorangpun yang tahu dimana dan kapan senjata-senjata akan digunakan. (HS)