Seruan Penolakan Perang di Jantung Eropa
-
Demo antiperang di negara-negara Eropa
Pars Today – Ribuan aktivis anti‑perang dan beragam lapisan masyarakat Eropa turun ke jalan utama di Roma (Italia), Wina (Austria), dan Frankfurt (Jerman) pada hari Sabtu (14/03/2026) untuk menentang agresi paksa Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran serta kejahatan rezim tersebut di Gaza.
Para peserta, yang berasal dari berbagai kebangsaan dan agama, mengibarkan bendera Iran dan Palestina serta memegang spanduk‑spanduk yang mengecam perang. Mereka menyuarakan kemarahan dan kebencian terhadap kejahatan rezim Zionis dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Para demonstran di Roma, ibu kota Italia, pertama‑tama berkumpul di Piazza del Popolo, kemudian berparade menuju Piazza San Giovanni, kedua lokasi penting di pusat kota. Mereka menentang kepatuhan pemerintah Italia terhadap kebijakan Gedung Putih, sambil membakar bendera rezim Zionis dan Amerika Serikat sebagai simbol protes.
Di Wina, ibu kota Austria, para peserta mengutuk agresi ilegal rezim Zionis dan Amerika terhadap Iran serta menuntut penghentian kebijakan imperialistik. Mereka memperingati syuhada dengan menata meja dan bangku sekolah serta memajang foto‑foto siswa yang gugur di sekolah Minab, Iran.
Di Frankfurt, Jerman, aktivis anti‑perang berparade sambil mengibarkan bendera Iran dan mengecam kejahatan Amerika serta rezim Zionis terhadap Iran.
Dalam beberapa hari terakhir, demonstrasi‑demonstrasi terjadi di berbagai negara Eropa sebagai penolakan terhadap perang paksa yang dilancarkan rezim Zionis dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Aktivis sipil, kelompok anti‑perang, serta pembela hak asasi manusia menegaskan bahwa serangan ini melanggar hukum internasional, kemudian memperingatkan tentang perluasan lingkup konflik dan konsekuensi kemanusiaan yang mengancam.(sl)