Middle East Eye: Perang dengan Iran Bencana Total bagi Trump
https://parstoday.ir/id/news/world-i187904-middle_east_eye_perang_dengan_iran_bencana_total_bagi_trump
Pars Today – Situs berita Middle East Eye melaporkan bahwa perang dengan Tehran telah menjadi bencana total bagi presiden Amerika.
(last modified 2026-03-29T04:16:27+00:00 )
Mar 29, 2026 11:15 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today – Situs berita Middle East Eye melaporkan bahwa perang dengan Tehran telah menjadi bencana total bagi presiden Amerika.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, situs berita Middle East Eye dalam sebuah laporan yang menunjukkan bahwa sulit untuk menggambarkan tingkat kesalahan strategis Donald Trump dalam perang dengan Iran, dan menulis, “Perang dengan Tehran telah menjadi bencana total bagi presiden Amerika.”

Laporan Middle East Eye lebih lanjut menyatakan, “Trump sebelumnya menyebut perang di Asia Barat sebagai “gila”, tetapi perang Amerika dan Israel terhadap Iran mungkin merupakan perang paling gila yang pernah terjadi.”

Menurut laporan ini, agresi militer bersama Amerika dan rezim Zionis terhadap Iran telah membuat Tehran lebih keras kepala, memperburuk ketidakstabilan global, menghancurkan basis pendukung Trump yang dikenal sebagai “MAGA” (Make America Great Again), mendorong ekonomi global menuju krisis, dan mengungkap kontradiksi antara kebijakan luar negerinya dengan slogan-slogan kampanyenya.

Middle East Eye menambahkan, “Terlepas dari klaim Trump tentang kemenangan, keputusannya untuk berperang dengan Iran telah menyebabkan bencana total.”

Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa pengungkapan paling mengejutkan dalam beberapa minggu terakhir adalah bahwa Trump, yang telah lama memperkenalkan dirinya sebagai seorang pemimpin yang kuat dengan pandangan politik “Amerika Pertama”, telah mengizinkan Israel untuk memegang kendali atas aspek-aspek penting dari kebijakan luar negeri Amerika.”

Oleh karena itu, keputusan untuk memasuki perang agresif besar tanpa persetujuan Dewan Keamanan PBB atau Kongres Amerika Serikat sudah bermasalah sejak awal, tetapi fakta bahwa Trump secara praktis didorong ke dalam jurang ini oleh Perdana Menteri rezim Zionis, Benjamin Netanyahu, tidak dapat dipercaya.(sl)