Lembaga Intelijen Amerika Mengakui Kemampuan Drone dan Rudal Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i188250-lembaga_intelijen_amerika_mengakui_kemampuan_drone_dan_rudal_iran
Pars Today - CNN dalam laporannya tentang kemampuan militer Iran mengumumkan bahwa penilaian intelijen terbaru Amerika Serikat menunjukkan bahwa meskipun mengalami serangan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran masih memiliki ribuan peluncur rudal dan drone ofensif.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Apr 03, 2026 08:37 Asia/Jakarta
  • Rudal Iran
    Rudal Iran

Pars Today - CNN dalam laporannya tentang kemampuan militer Iran mengumumkan bahwa penilaian intelijen terbaru Amerika Serikat menunjukkan bahwa meskipun mengalami serangan dari Amerika Serikat dan Israel, Iran masih memiliki ribuan peluncur rudal dan drone ofensif.

Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, CNN menerbitkan laporan ini pada Jumat (03/04/2026) dini hari, mengutip tiga sumber yang mengetahui penilaian intelijen Amerika Serikat.

Penilaian intelijen Amerika Serikat mungkin mencakup peluncur yang saat ini tidak dapat diakses, termasuk peluncur yang terkubur di bawah tanah akibat serangan.

Dua sumber yang mengetahui penilaian intelijen Amerika Serikat mengatakan bahwa masih ada ribuan drone Iran yang tersisa.

Menurut sumber-sumber tersebut, laporan intelijen Amerika Serikat yang disiapkan dalam beberapa hari terakhir menunjukkan bahwa persentase besar rudal jelajah pertahanan pantai Iran masih utuh.

Penilaian intelijen ini menunjukkan bahwa selain peluncur rudal, Iran juga memiliki sejumlah besar rudal.

Dua sumber yang mengetahui hal ini mengatakan kepada CNN bahwa kemampuan untuk dikubur di bawah tanah adalah alasan utama mengapa peluncur Iran tidak berkurang secara signifikan. Iran telah mempertahankan jaringan peluncur yang luas, dan menargetkannya sangat sulit.

Dua sumber menambahkan, Iran berhasil memindahkan peluncur mobile dan menembak dari sana dan masalah ini membuat sulit untuk mendeteksi peluncur rudal. Amerika juga mengalami masalah yang sama dengan Houthi di Yaman.

Menurut laporan CNN, penilaian intelijen ini disiapkan ketika Amerika berusaha keras untuk membuka Selat Hormuz dan di kalangan khusus mengakui betapa mereka tidak mampu membuka jalur vital laut ini sebelum perang berakhir.

Satu sumber terpercaya mengatakan tentang penilaian intelijen ini bahwa kemampuan rudal cruise pantai Iran belum terpakai, karena kemampuan ini tidak berada dalam fokus serangan Amerika dan terpusat pada upaya menghadapi kekuatan serangan Iran ke sekutu Amerika di kawasan. Namun kemampuan ini kemungkinan berada di bawah tanah dan sulit menemukannya.

Menurut CNN, Informasi ini memberikan gambaran lebih detail terkait kemampuan tempur Iran bila dibandingkan dengan penilaian umum Donald Trump, Presiden Amerika dan para pejabat Amerika lainnya tentang kemenangan militer Amerika.

Seorang juru bicara Gedung Putih dalam mereaksi laporan ini mengatakan, “Sumber-sumber tidak dikenal sangat ingin menyerang presiden dan berusaha menunjukkan tidak berarti langkah-langkah luar biasa militer amerika dalam meraih tujuannya.(sl)