Tetapkan Temple Mount Milik Muslim, AS Marah
Pemerintah Amerika Serikat menentang keras resolusi UNESCO yang mengakui situs suci Temple Mount (Bukit Kuil/al-Haram al-Sharif) di Palestina hanya milik umat Islam.
Seperti dilansir media Sputnik, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner dalam sebuah konferensi pers, Kamis (13/10/2016) mengatakan Washington menentang resolusi UNESCO yang menolak keterkaitan Yahudi dengan al-Haram al-Sharif di Baitul Maqdis.
"Kami menyadari resolusi UNESCO yang diputuskan hari ini di Paris. AS sangat menentang resolusi ini," tegas Toner.
Putusan UNESCO menegaskan bahwa situs suci tersebut hanya milik umat Islam dan tidak ada keterkaitan apapun dengan Yahudi. "Yahudi sama sekali tidak punya hubungan sejarah dengan al-Haram al-Sharif dan tempat-tempat suci di sekitarnya," tegas resolusi itu.
Resolusi yang diajukan oleh Palestina bersama dengan Lebanon, Mesir, Aljazair, Maroko, Oman, Qatar dan Sudan, disetujui oleh 24 anggota dari 58 negara anggota UNESCO.
Sebanyak 26 negara memilih abstain, sementara AS, Inggris, Jerman, Belanda, Lithuania dan Estonia memilih menentang resolusi itu.
Sikap UNESCO yang mengecam tindakan Israel di Baitul Maqdis membawa pesan bahwa aksi Zionis sama sekali tidak memiliki legalitas dan masyarakat internasional harus mengambil tindakan segera untuk menghentikan kejahatan Zionis di Palestina. (RM)