Gempa 7,8 SR Guncang Selandia Baru
Perdana Menteri Selandia Baru John Key menyatakan gempa bumi berkekuatan 7,8 skala ritcher (SR) yang mengguncang bagian selatan Selandia Baru pada Minggu (13/11) dini hari telah menewaskan sedikitnya dua warga.
CNN melaporkan, Badan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) menjelaskan titik gempa yang berpusat pada 93 kilometer timur laut Kota Christchurch itu memicu gelombang tsunami 2,49 meter lebih tinggi dari gelombang air pasang biasanya.
Menurut Weather Watch New Zealand, gempa besar itu telah memicu gelombang tsunami kecil setinggi 2,5 meter di wilayah Kaikoura.
Selain Kaikoura, gelombang tsunami kecil setinggi 1 meter dan setengah meter juga terjadi di pesisir pantai Christchurch dan Wellington.
Sejauh ini, peringatan tsunami telah dicabut.
"Gelombang tsunami ini merupakan yang terbesar bagi Selandia Baru dalam 38 tahun terakhir," ucap salah satu pejabat Weather Watch New Zealand, Philip Duncan.
Selandia Baru merupakan pulau di bagian selatan kawasan Pasifik yang memiliki populasi penduduk sekitar 4 juta orang.
Gempa besar berkekuatan 6,3 SR sebelumnya pernah melanda Kota Christchurch pada 2011 lalu. Setidaknya 185 orang tewas dan ribuan lainnya terluka saat itu.
US Geological Survey (USGS) menuturkan, beberapa gempa susulan juga sempat mengguncang bagian selatan Selandia Baru dengan kekuatan 6,0 SR.
Otoritas regional Kota Dunedin telah menetapkan keadaan darurat terkait insiden gempa bumi di negara ini.