Militer Libya Capai Kemajuan Tumpas Teroris
Utusan Khusus PBB untuk Libya, Martin Kobler mengatakan militer Libya mencapai kemajuan dalam perang melawan teroris di Benghazi, timur negara itu.
Dalam sebuah tweet di laman Twitter-nya, Kamis (17/11/2016), Kobler menulis, "Militer Libya menderita banyak kerugian dalam perang melawan terorisme di Benghazi, tapi juga mencapai kemajuan penting di mana capaian ini sejalan dengan kepentingan semua."
Sementara itu, pemerintah sementara Libya di bawah pimpinan Abdullah al-Thinni, menyeru masyarakat internasional untuk mendukung penghapusan sanksi senjata terhadap pasukan Libya.
"Penghapusan sanksi senjata akan berdampak positif pada keamanan Libya dan dunia," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa semua kapasitas yang ada akan dikerahkan untuk meraih kemenangan dan membersihkan seluruh wilayah Libya dari konflik bersenjata.
Pemerintah juga meminta suku-suku di Libya untuk membantu angkatan bersenjata negara itu dalam menumpas teroris. (RM)