LSM Malaysia Minta ASEAN Tangguhkan Keanggotaan Myanmar
-
minoritas Rohingya
Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia, YADIM, meminta ASEAN untuk menangguhkan keanggotaan Myanmar dalam organisasi itu sampai masalah Muslimin Rohingya terselesaikan.
IRNA (4/12) melaporkan, Dr. Yusri Mohamad, Ketua YADIM, Ahad (4/12) mengatakan, negara-negara anggota ASEAN harus mengecam genosida Muslimin Rohingya oleh pasukan Myanmar dan kelompok Buddha ekstrem.
Yusri Mohamad juga mendesak campur tangan Mahkamah Pidana Internasional untuk mengatasi kejahatan-kejahatan pasukan Myanmar terhadap Muslimin.
Ia menambahkan, Organisasi Kerjasama Islam, OKI juga harus menggelar sidang darurat lewat komisi independen Hak Asasi Manusia untuk menangani masalah Muslim Rohingya dan membuka koridor-koridor penyaluran bantuan kemanusiaan.
Warga Malaysia, Ahad (4/12) menggelar unjuk rasa luas yang turut dihadiri oleh Najib Tun Razak, PM negara itu untuk memprotes tindak kekerasan yang menimpa Muslim Rohingya di Myanmar.
PM Malaysia meminta Aung San Suu Kyi, Ketua Partai Liga Nasioal untuk Demokrasi, NLD dan Menteri Luar Negeri Myanmar agar mencegah pembunuhan terhadap warga Muslim Rohingya.
Dalam dua bulan terakhir, lebih dari 400 Muslim Rohingya di Provinsi Rakhine, Myanmar tewas dan lebih dari 1000 rumah mereka dibakar. Selain itu, perempuan Muslim Rohingya juga diperkosa dan dibunuh. (HS)