Presiden Rusia dan Turki Mengaku Puas, Aleppo Bebas
-
Putin dan Erdogan
Vladimir Putin, Presiden Rusia dan Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki dalam pembicaraan teleponnya, mengaku puas operasi pembebasan kota Aleppo berakhir sukses. Keduanya menekankan bahwa sekarang situasinya tepat untuk memulai proses politik di Suriah.
Stasiun televisi Alalam (24/12) melaporkan, Istana Kepresidenan Rusia, Jumat (23/12) mengumumkan, dalam kontak telepon yang dilakukan Putin dan Erdogan, kedua pihak juga membicarakan proses penyelidikan terkait teror atas Duta Besar Rusia di Ankara.
Menurut keterangan Kremlin, Presiden Rusia dan Turki dalam pembicaraan telepon itu menekankan koordinasi keamanan dan intelijen dalam melakukan penyelidikan terkait teror atas Dubes Rusia di Turki.
Andrei Karlov, Dubes Rusia di Ankara, Senin lalu ditembak mati ketika tengah mengunjungi pameran foto di kota Ankara. Pelaku adalah Mevlut Altintas yang masih tercatat sebagai anggota polisi aktif kota Ankara. (HS)