Ini Permintaan Rusia dari Turki
-
Mikhail Bogdanov
Rusia meminta kerja sama Turki untuk mengajak kelompok-kelompok pemberontak bersenjata Suriah berpartisipasi dalam perundingan damai mendatang di Astana, ibukota Kazakhstan.
Kantor berita Itar Tass (30/4) melaporkan, Mikhail Bogdanov, Deputi Menteri Luar Negeri Rusia berharap kelompok-kelompok pemberontak bersenjata Suriah ikut serta dalam perundingan damai di Astana, dan sekutu-sekutu Turki juga mengambil langkah-langkah terkait hal ini.
Bogdanov menyebut tujuan digelarnya perundingan damai Astana adalah menyampaikan seluruh masalah terkait Suriah guna menjalin kerja sama memperkokoh gencatan senjata.
Ia menegaskan, Rusia terus mengupayakan partisipasi seluruh kelompok bersenjata yang sudah bergabung dengan kesepakatan gencatan senjata, dalam perundingan damai Astana.
"Mungkin saja terjadi sejumlah perubahan dalam susunan delegasi pemberontak bersenjata," ujar Bogdanov.
Putaran baru perundingan damai Suriah di Astana akan digelar pada 3 Mei 2017 mendatang.
Perundingan damai yang diprakarsai oleh Rusia, Turki dan Iran ini dimulai pada awal tahun 2017 dan sampai sekarang sudah berlangsung empat kali. (HS)