AS Simulasikan Perang Rudal dengan Korut
-
peluncuran rudal
Amerika Serikat, Selasa (30/5) untuk pertama kalinya menguji coba sebuah sistem pertahanan rudalnya yang sudah dimodernisasi untuk mengukur kemampuan menyergap rudal-rudal balistik lintas benua.
IRNA (31/5) melaporkan, militer Amerika mengklaim bahwa uji coba sistem pertahanan rudal negara itu sukses.
Sepertinya langkah Washington tersebut dilakukan untuk merespon uji coba rudal terbaru Korea Utara yang mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir.
Korea Utara baru-baru ini menguji coba rudal balistiknya yang menurut para analis, melebihi perkiraan sebelumnya dan dapat menempuh setengah jarak Amerika-Korea Utara.
Masalah ini, disamping berita lain terkait produksi hulu ledak nuklir di Korea Utara, dianggap sebagai genderang perang bagi Amerika dan sekutu-sekutunya.
Amerika akhir-akhir ini juga mengirim armada kapal perang ke perairan dekat Semenanjung Korea dan Korea Utara menanggapinya dengan berjanji akan melancarkan serangan nuklir preemptive.
Situasi Semenanjung Korea saat ini terus memanas akibat kebijakan permusuhan, provokatif dan sepihak Amerika terhadap Korea Utara.
Pyongyang selalu menegaskan, selama Amerika dan sekutu-sekutunya terus mengancam, maka negara ini akan melanjutkan penguatan kemampuan militernya. (HS)