Jerman Sebut Sanksi Baru AS Atas Rusia Ilegal
https://parstoday.ir/id/news/world-i41992-jerman_sebut_sanksi_baru_as_atas_rusia_ilegal
Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel, menyebut sanksi baru Amerika Serikat terhadap Rusia ilegal dan mengatakan, Washington ingin merebut pasar gas Eropa dari Rusia.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jul 31, 2017 23:20 Asia/Jakarta
  • Sigmar Gabriel
    Sigmar Gabriel

Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel, menyebut sanksi baru Amerika Serikat terhadap Rusia ilegal dan mengatakan, Washington ingin merebut pasar gas Eropa dari Rusia.

"Upaya AS untuk menghapus Rusia dari pasar gas Eropa adalah langkah yang tidak pantas dan kami berharap Trump tidak menandatangani RUU sanksi baru Rusia," kata Gabriel pada hari Senin (31/7/2017) seperti dikutip media Mehrnews.

Ia menegaskan bahwa Washington tidak boleh merusak kepentingan negara-negara Eropa.

Pekan lalu, Kongres AS meloloskan sanksi baru terhadap Rusia terkait masalah Krimea dan tuduhan mencampuri pemilu presiden Amerika. RUU ini masih harus ditandatangani oleh Presiden Donald Trump.

Sanksi tersebut menargetkan ekspor gas Rusia ke Eropa. Ia menargetkan pipa Nord Stream-2 untuk pengiriman gas alam dari Rusia ke Jerman.

Komisi Eropa baru-baru ini menyampaikan kekhawatiran atas dampak tak terduga sanksi tersebut terhadap persatuan G7, kepentingan ekonomi dan keamanan energi Uni Eropa. (RM)