ASEAN dan Cina Sepakati Komunike Solusi Konflik LCS
-
Bendera negara anggota ASEAN
Menteri luar negeri negara anggota ASEAN mencapai kesepakatan dengan Cina mengenai komunike penyelesaian konflik di Laut Cina Selatan.
Menteri Luar Negeri Cina, Wang Yi menyinggung kesepakatan antara ASEAN dan Cina tentang masalah sengketa di Laut Cina Selatan dalam sidang tingkat menteri luar negeri yang berlangsung di Manila, ibu kota Filipina.
"Sebelas menteri luar negeri mengesahkan rancangan kesepakatan tersebut," ujarnya.
Filipina sendiri berseteru dengan Cina dalam masalah kepemilikan pulau di kawasan Laut Cina Selatan, dan saat ini menjadi ketua periodik ASEAN serta tuan rumah sidang tingkat menlu organisasi negara kawasan Asia tenggara itu.
Selain Filipina, Malaysia, Brunei, Vietnam dan negara lainnya juga berselisih dengan Cina dalam masalah kepemilikan sejumlah wilayah di kawasan Laut Cina Selatan yang memiliki cadangan energi besar dan posisinya sebagai jalur strategis dengan tingkat perdagangan dunia yang mencapai 5000 milyar dolar melalui perairan tersebut.
Pertemuan tingkat menlu yang berlangsung sejak 2 hingga 8 Agustus di Manila ini juga dihadiri perwakilan dari negara lain non anggota ASEAN yaitu: Australia, Cina, India, Jepang, Rusia, Korea Selatan, Korea Utara, dan AS.
Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam adalah 10 negara anggota ASEAN.