Puluhan Tentara Inggris Masuki Pangkalan Udara di Barat Irak
https://parstoday.ir/id/news/world-i43899-puluhan_tentara_inggris_masuki_pangkalan_udara_di_barat_irak
Seorang komandan senior pasukan sukarelawan rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi, Rabu (5/9) mengabarkan masuknya 44 tentara Inggris dan pakar operasi penjinakan ranjau darat, ke pangkalan udara Ayn Al Asad di Provinsi Al Anbar, barat Irak.
(last modified 2026-05-05T17:11:04+00:00 )
Sep 07, 2017 11:38 Asia/Jakarta
  • tentara Inggris
    tentara Inggris

Seorang komandan senior pasukan sukarelawan rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi, Rabu (5/9) mengabarkan masuknya 44 tentara Inggris dan pakar operasi penjinakan ranjau darat, ke pangkalan udara Ayn Al Asad di Provinsi Al Anbar, barat Irak.

IRNA (7/9) melaporkan, Syeikh Qatar Al Obeidi, salah satu komandan Al Hashd Al Shaabi menuturkan, pasukan Inggris dari divisi teknis tiba di pangkalan udara Ayn Al Asad di kota Al Ramadi, pusat Provinsi Al Anbar dengan menaiki pesawat militer tujuan Amman, Yordania.

Al Obeidi menambahkan,  pasukan Inggris yang merupakan para pakar penjinak ranjau darat dan bahan-bahan peledak itu, kemungkinan besar akan ikut dalam operasi pembebasan kota Anah, Rawah dan Al Qaem di Provinsi Al Anbar.

Pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat menggunakan dua pangkalan udara Irak, Ayn Al Asad di barat kota Al Ramadi dan Al Habbaniyah di timur kota itu untuk apa yang mereka sebut sebagai dukungan atas pasukan Irak dalam perang melawan Daesh.

Menurut laporan media Irak, dengan ditempatkannya pasukan baru Inggris di pangkalan udara Ayn Al Asad, jumlah tentara asing di pangkalan itu mencapai 300 personil dan secara total di seluruh Irak, menjadi 600 tentara.

Sementara itu, Firdaus Al Awadi, anggota Parlemen Irak dari Koalisi Negara Hukum meminta pemerintah Baghdad untuk menyelidiki laporan media Amerika soal keberadaan jalur-jalur yang digunakan Daesh melarikan diri dari Tal Afar ke markas pasukan Peshmerga, Kurdi, Irak.

Kota strategis Tal Afar, barat Provinsi Ninawa, Utara Irak, baru-baru ini berhasil dibebaskan dari pendudukan kelompok teroris Daesh. (HS)