Krisis Myanmar Akan Dibahas Para Menlu ASEAN
https://parstoday.ir/id/news/world-i44139-krisis_myanmar_akan_dibahas_para_menlu_asean
Krisis kemanusiaan yang dipicu konflik antara kelompok militan Tentara Pembebasan Rohingya Arakan (ARSA) dan militer di Rakhine State, Myanmar, akan dibahas dalam pertemuan antarmenteri luar negeri ASEAN.
(last modified 2026-03-07T18:24:46+00:00 )
Sep 12, 2017 16:23 Asia/Jakarta

Krisis kemanusiaan yang dipicu konflik antara kelompok militan Tentara Pembebasan Rohingya Arakan (ARSA) dan militer di Rakhine State, Myanmar, akan dibahas dalam pertemuan antarmenteri luar negeri ASEAN.

Pertemuan itu akan dilakukan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, 23 September 2017, kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin.

Selain menyimak paparan tentang situasi terkini di Myanmar, para menteri luar negeri ASEAN juga akan mendiskusikan bagaimana setiap negara anggota bisa lebih berkontribusi terutama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak konflik di Rakhine State.

"Mengenai bantuan kemanusiaan ini akan menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut," ujarnya.

Saat ini, kata Menlu, penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga di Rakhine State masih terganjal aspek modalitas yang belum juga disepakati antara pemerintah Myanmar, Komite Internasional Palang Merah (ICRC), dan negara-negara pemberi bantuan termasuk Indonesia.

Menlu Retno telah menghubungi Penasihan Keamanan Nasional Myanmar U Thaung Tun untuk mendorong percepatan proses pengurusan modalitas sehingga akses bantuan kemanusiaan dapat segera dibuka.

Sementara diplomasi kemanusiaan terus dilakukan oleh Indonesia, skema pemberian bantuan melalui Pusat Bantuan Kemanusiaan ASEAN (AHA Centre) juga akan diinisiasi meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama.

Prosedur pemberian bantuan melalui AHA Centre mensyaratkan pengajuan dari badan nasional penanggulangan bencana dari negara pemberi bantuan dan persetujuan dari negara penerima bantuan.

BNPB akan kirim bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya

Sehari sebelumnya, Kepala Pusat Data dan Informasi Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam waktu dekat akan mengirimkan bantuan kemanusiaan pemerintah Indonesia kepada pengungsi Rohingya.

"Sebagai tindak lanjut dari rapat koordinasi yang gelar siang tadi, BNPB akan mengirimkan makanan siap saji, tenda, selimut, family kid serta beberapa jenis bantuan lainnya," kata Sutopo pada "Forum Komunikasi Wartawan" di Manado, Senin.

Pengiriman bantuan kemanusian pemerintah Indonesia itu, kata dia, akan menggunakan dua pesawat Hercules TNI Angkatan Udara melalui Bandara Halim Perdana Kusuma.

Tak hanya dari BNPB, bantuan lainnya dari kementerian dan lembaga juga akan dikirimkan, ujarnya.

Lama pemanfaatan bantuan, kata dia, nanti akan menyesuaikan di lokasi pengungsian sesuai dengan kebutuhan.

Saat ini, lanjut dia, pengiriman bantuan untuk pengungsi Rohingya sementara dalam persiapan dan akan dikirimkan dalam waktu dekat.

"Pengiriman bantuan ini juga berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, secepatnya kami kirimkan," ujarnya.