Chandra Muzaffar Desak Represi terhadap Myanmar
-
Chandra Muzaffar
Ketua Keadilan Sejagat (JUST), Dr Chandra Muzaffar mendesak represi dan pembatasan lebih besar sekutu Myanmar kepada negara Asia Tenggara ini untuk mengakhiri genosida dan pembantaian Muslim Rohingya.
Seperti diberitakan IRNA, Chandra Muzaffar Rabu (20/9) mengatakan, berlanjutnya represi terhadap Myanmar melalui berbagai organisasi regional dan internasional dan penerapan sanksi terhadap Myanmar termasuk langkah optimis untuk mengakhiri kekerasan ekstrimis Budha terhadap Muslim Rohingya.
Ia menambahkan, negara-negara Muslim seperti Malaysia, Indonesia, Turki dan Republik Islam Iran yang memiliki hubungan ekonomi dan politik dengan Cina harus berusaha membujuk negara besar melakukan langkah praktis terhadap Myanmar.
Chandra Muzaffar menjelaskan, negara-negara sahabat Myanmar yang memiliki pengaruh global seperti Cina dan Amerika juga harus terlibat untuk mengakhiri kekerasan terhadap Muslim Rohingya.
Di krisis terbaru Provinsi Rakhin di Myanmar selama tiga pekan lalu sedikitnya 400 Muslim Rohingya terbunuh dan lebih dari 400 ribu lainnya mengungsi ke Bangladesh serta ribuan rumah warga Muslim dibakar. (MF)