Pyongyang: Senjata Atom Korut Hanya Menarget AS
-
Rudal Nuklir Korut
Wakil Majelis Rakyat Agung Korut dan direktur Institut Reunifikasi Nasional Ri Jong-hyok menekankan, senjata nuklir negara ini hanya menarget Amerika Serikat dan negara lain tidak perlu merasa terancam.
IRNA melaporkan, Ri Jong-hyok menjelaskan, Korut menjamin senjata nuklirnya hanya mengarah ke Amerika.
"Ancaman nuklir kita adalah pedang keadilan yang ditujukan untuk melawan nuklir AS serta Asia dan negara manapun di dunia tidak perlu khawatir dengan ancaman kita selama mereka tidak bergabung dalam invasi dan provokasi terhadap kita,"ungkap Ri Jong-hyok.
Pyongyang akan mengakhiri hegemoni Amerika di kawasan Asia dan Pasifik dengan senjata nuklirnya, paparnya.
Pejabat tinggi Korut menyampaikan hal itu dalam sambutannya di Majelis Parlemen Asia yang diadakan di Turki awal pekan ini.
Ketegangan antara Korut dan AS semakin meningkat baru-baru ini, menyusul serangkaian tes nuklir dan rudal yang dilakukan oleh Pyongyang serta retorika keras oleh Donald Trump yang menargetkan kepemimpinan negara tersebut.
Bulan lalu, Korut menanggapi "surat-surat" presiden AS di Twitter dengan ancaman yang terus berlanjut untuk memberikan serangan rudal ke wilayah Guam di AS. Rezim Pyongyang menambahkan bahwa pernyataan Trump mengenai media sosial dan juga kegiatan militer AS di wilayah tersebut mendorong Pyongyang lebih dekat ke pemicunya.
Washington yang memainkan peran besar dalam meningkatkan tensi di Semenanjung Korea, senantiasa menuntut dihentikannya tes nuklir Korea Utara. Sementara itu, Pyongyang berulang kali menekankan selama AS dan sekutunya melanjutkan ancamannya terhadap Korut, maka negara ini akan melanjutkan peningkatan kemampuan militer dan serangan preemtivenya. (MF)