Menelisik Manuver Udara Cina di Barat Samudra Pasifik
https://parstoday.ir/id/news/world-i53976-menelisik_manuver_udara_cina_di_barat_samudra_pasifik
Pasukan Angkatan Udara Cina menyatakan memulai babak baru manuver udara negaranya di Laut Cina Selatan dan barat Samudra Pasifik.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 26, 2018 14:51 Asia/Jakarta
  • Jet-jet tempur Cina
    Jet-jet tempur Cina

Pasukan Angkatan Udara Cina menyatakan memulai babak baru manuver udara negaranya di Laut Cina Selatan dan barat Samudra Pasifik.

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan AU Cina, tujuan dari pelaksanaan manuver udara ini adalah peremajaan pasukan dan peningkatan kemampuan operasionalnya. Dalam manuver udara ini dilibatkan pesawat bomber H6-K, jet tempur U30 dan SU35. Sesuai dengan laporan yang dipublikasikan, Xi Jinping, Presiden Cina turut mengawasi manuver dan ini menunjukkan urgensinya bagi pemerintah Beijing.

Bomber Cina

Baru-baru ini, Cina meningkatkan manuver laut, darat dan udaranya. Kenyataan ini membuktikan pemerintah Cina ingin menunjukkan kekuatannya di hadapan militer Amerika yang berada di sekitar Laut Cina Selatan. Amerika dengan mengirim kapal-kapal tempurnya di Laut Cina Selatan bermaksud memprovokasi Cina dan tampaknya pemerintah Beijing berusaha menunjukkan kemampuan operasional pasukan angkatan laut dan udaranya menghadapi kekuatan militer Amerika.

Sebagian kalangan politik meyakini bahwa dilakukannya pelbagai manuver militer menunjukkan keberhasilan Amerika memprovokasi pemerintah dan militer Cina menuju militeristik. Padahal, kalangan politik di Cina menilai sejumlah manuver militer terbaru mampu mendemonstrasikan kekuatan militer Cina, tanpa terjebak dalam permainan militer Amerika.

Pengamat politik Cina mengatakan, manuver angkatan udara Cina termasuk program pemerintah negara ini untuk memperkuat dan mempersenjatai pasukan angkatan udara negara ini dan tidak berarti menciptakan kekhawatiran di antara negara-negara regional.

Kenyataannya, Amerika menerapkan dua kebijakan paralel menghadapi Cina. Pertama, berusaha memprovokasi Cina ke arah perang dagang. Kedua, memaksa Cina masuk dalam persaingan senjata di kawasan dan juga dengan Amerika. Sementara menurut Cina, kebijakan Amerika ini dipengaruhi mentalitas Perang Dingin dan memprovokasi Cina ke arah yang berujung pada kehancuran sistemnya seperti yang terjadi pada Uni Soviet. Oleh karenanya, Cina tidak punya keinginan memasuki permainan militer Amerika.

Jet-jet tempur Cina

Bingchun, pakar politik Cina mengatakan, Amerika dengan melanjutkan kebijakan Perang dingin hanya akan merugikannya. Karena Cina tegas membela kedaulatan nasional, keamanan dan kemajuannya dan tidak seorangpun boleh berkhayal dapat merugikan Cina.

Cina menilai upaya menjaga keamanan Laut Cina Selatan sebagai haknya dan dalam rangka menjamin keamanan nasionalnya. Kehadiran Amerika di laut tersebut dianggap upaya memprovokasi laut ini. Dengan alasan ini, Cina melakukan manuver-manuver militer laut dan kini udara guna menunjukkan kepada Amerika bahwa Cina memiliki kemampuan yang diperlukan untuk menghadapi petualangan Amerika. Manuver ini juga dapat menjadi acuan untuk menunjukkan persenjatan baru militer Cina.