Seruan Uni Eropa Cabut Blokade Gaza
https://parstoday.ir/id/news/world-i54296-seruan_uni_eropa_cabut_blokade_gaza
Uni Eropa menyerukan pencabutan blokade Gaza menyusul gugurnya belasan orang Palestina akibat serangan rezim Zionis Israel dalam aksi pawai hak kembali.
(last modified 2026-03-03T12:22:08+00:00 )
Apr 01, 2018 15:46 Asia/Jakarta
  • Federica Mogherini
    Federica Mogherini

Uni Eropa menyerukan pencabutan blokade Gaza menyusul gugurnya belasan orang Palestina akibat serangan rezim Zionis Israel dalam aksi pawai hak kembali.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini dalam statemennya mereaksi kejahatan rezim Zionis terhadap warga Palestina di Jalur Gaza. Pejabat tinggi Uni Eropa ini juga menegaskan urgensi menghormati kebebasan berpendapat dan berkumpul bagi orang-orang Palestina yang diberangus secara represif oleh rezim Zionis Israel. Selain itu, Mogherini  dalam pernyataan terbarunya mendesak diakhirinya blokade Gaza.

Pawai besar hak kembali  warga Palestina pada hari Jumat (30/3) menyuarakan memori tentang tragedi penjarahan tanah oleh rezim Zionis Israel pada tahun 1948, tapi aksi protes damai ini dihadapi dengan cara-cara kekerasan oleh Israel. Akibatnya sebanyak 17 orang warga Palestina gugur, dan 1.500 orang lainnya cidera.

Kejahatan Israel tersebut memicu reaksi keras dari berbagai kalangan di dunia, termasuk Uni Eropa yang mengecam sepak terjang destruktif rezim Zionis terhadap pawai damai Palestina tersebut.

orang-orang Palestina memperjuangkan haknya yang dirampas Israel

 

Ketua Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn mengatakan bahwa tewas dan cideranya warga sipil Palestina dalam aksi membela haknya akibat serangan pasukan Israel sangat mengejutkan.

Jalur Gaza saat ini dihuni oleh lebih dari 1,5 juta orang. Daerah kecil ini menjadi penjara terbesar dunia, karena selama 10 tahun lamanya berada dalam blokade total oleh rezim Zionis Israel. Semua akses ke luar ditutup. Kebutuhan pokok seperti bahan makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan lainnya sulit untuk dipenuhi oleh orang-orang Palestina di Gaza.

Israel menjalankan blokade hingga kini untuk memaksa warga Palestina di jalur Gaza menyerah dan memenuhi keinginan Tel Aviv. Tapi berbagai tekanan rezim Zionis justru dihadapi oleh orang-orang Palestina dengan gerakan perlawanan yang terus berlanjut hingga kini.  

Statemen terbaru Uni Eropa yang menyerukan pencabutan blokade Gaza menunjukkan opini publik dunia bersama Palestina, sekaligus memperlihatkan posisi Israel yang semakin terkucil di arena internasional. Meskipun demikian, pengalaman menunjukkan bahwa statemen kecaman dan seruan internasional selama ini tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap Israel yang tetap melanjutkan kejahatannya terhadap Palestina. Pasalnya resolusi PBB maupun Uni Eropa selama ini tidak mengubah sikap Tel Aviv yang terus-menerus dilindungi oleh Washington. 

Kini, apakah statemen terbaru Uni Eropa akan bernasib seperti sebelumnya, ataukah memberikan kontribusi penting bagi pemulihan kondisi Palestina. Sejatinya, selama negara-negara Eropa tidak menghentikan dukungan politik dan ekonominya terhadap Tel Aviv, maka statemen Uni Eropa tidak memiliki taring dalam implementasinya.

Meskipun demikian, perubahan sikap tersebut mendorong peningkatan kesadaran orang-orang Eropa menyikapi kejahatan Israel terhadap Palestina. Jika kondisi tersebut terus berlanjut, maka pemerintah di negara-negara Eropa akan mengambil kebijakan yang lebih tegas terhadap Israel.(PH)