Ulama Tunisia: Putera Mahkota Saudi Khianati Cita-cita Palestina
-
Sheikh al-Bashir bin Hassan
Ulama terkemuka Tunisia menilai putra mahkota Arab Saudi telah membatalkan janjinya dengan Allah dan Rasul-Nya, seraya menegaskan bahwa pangeran Saudi ini telah mengkhianati cita-cita Palestina.
Menurut laporan surat kabar al-Quds al-Arabi, Sheikh al-Bashir bin Hassan, mubalig terkenal Tunisia menyampaikan kritik keras atas dukungan Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi terhadap rezim penjajah al-Quds dan menyampaikan kepadanya, engkau telah melanggar perjanjian dengan Allah dan Rasul-Nya.
Bin Hassan menambahkan, putra mahkota Arab Saudi mengklaim sebagai pelindung Islam, syariat dan tanah air Muslimin, tapi ia telah melanggarnya dengan kezaliman dan keputusannya.
Mubalig Tunisia ini mengatakan, Bin Salman dengan usulan topikalnya, di mana negara-negara Eropa saja tidak mengakuinya, telah menghancurkan janjinya dengan Palestina dan benar-benar menunjukkan tengah berusaha meraih simpati musuh agar kekuasaannya tetap berdiri.
Putra mahkota Arab Saudi baru-baru ini mengklaim bahwa rezim zionis Israel berhak untuk memiliki tanah air. Sikap yang memunculkan gelombang kemarahan di dunia Islam.
Bin Hassan, mubalig Tunisia berdoa semoga Allah menghancurkan kerajaan Bin Salman, sehingga menjadi pelajaran bagi orang lain seraya mengatakan, putra mahkota Arab Saudi sama seperti keluarganya akan meninggal dunia dan pasti mati dalam kondisi terhina.(SL)