Politisi Perancis Kecam Partisipasi Macron dalam Agresi ke Suriah
-
Serangan Amerika, Inggris dan Perancis ke Suriah
Partisipasi Perancis dalam agresi militer Amerika dan Inggris terhadap Suriah telah menyebabkan gelombang protes di antara para politisi negara ini.
Menurut IRNA, Marine Le Pen, Ketua Partai Front Nasional Perancis di laman twitternya menulis, agresi militer Perancis terhadap Suriah mendudukkan negara kita di jalur yang tidak dapat diprediksi dan dapat berimbas mencelakakan.
Valerie Boyer, politisi dan oposan pemerintah Emmanuel Macron menulis, ketika Perancis benar-benar absen dari perang melawan terorisme, sayangnya, Macron, tanpa izin PBB, menemukan dirinya di jalur mengikuti kebijakan AS terhadap Rusia.
Nicolas Bay, politisi lain Perancis juga di laman Twitternya menjelaskan, agresi militer terhadap pemerintah Suriah tidak dapat diterima dan melanggar aturan internasional.
Jean-Luc Melenchon, Ketua Partai Kiri Perancis mentwitt, keputusan Emmanuel Macron mengikuti kebijakan Amerika tidak dapat diterima dan langkah seperti ini meningkatkan bahaya konflik yang lebih besar.
Jean-Pierre Raffarin, mantan Perdana Menteri Perancis di masa pemerintahan Jacques Chirac mengatakan, tidak diragukan lagi hasil dari intervensi militer Amerika, Perancis dan Inggris di Suriah sangat penting dan merusak ketimbang agresi militer itu sendiri.(SL)