PBB: Jalur Gaza dalam Kondisi Kritis
-
Nikolay Mladenov, Koordinator PBB urusan Timur Tengah
Koordinator PBB urusan Timur Tengah hari Rabu (23/5) menekankan bahwa Jalur Gaza berada dalam kondisi kritis.
Menurut laporan IRIB, Nikolay Mladenov, Koordinator PBB urusan Timur Tengah dalan pertemuan sidang bulanan Dewan Keamanan PBB yang membahas transformasi timur Tengah meminta rezim zionis Israel menahan diri dari menggunakan kekerasan menghadapi pengunjuk rasa Palestina di Jalur Gaza.
Koordinator PBB urusan Timteng baru-baru ini mereaksi gugur syahidnya seorang anak Palestina di pawai akbar (Hak Kepulangan) seraya menjelaskan, sangat memalukan menjadikan anak Palestina sebagai target sniper Zionis.
Sejak tanggal 30 Maret 2018 yang bersamaan dengan Hari Bumi, penduduk Gaza menggelar Pawai Akbar Hak untuk Kembali di perbatasan timur wilayah ini. Mereka menuntut hak pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah airnya.
Hingga sekarang, 112 peserta pawai dilaporkan gugur syahid tertembus peluru pasukan keamanan rezim Zionis dan lebih dari 13.000 lainnya terluka.
Sesuai dengan pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina ada 13 anak-anak di antara syuhada.
Sementara itu tercatat 2.096 anak-anak dan 1.029 wanita yang cedera.
Mayoritas negara-negara, termasuk Republik Islam Iran dan begitu juga organisasi-organisasi internasional hingga kini telah mengecam kejahatan rezim Zionis.
Pawai akbar warga Palestina di peringatan Hari Tanah mengingatkan keputusan rezim Zionis menyita tanah-tanah warga Palestina pada 30 Maret 1976 dan hari ini diperingati setiap tahun.
Rezim Zionis Israel menyita tanah-tanah warga Palestina dan kemudian membangun pemukiman zionis di atasnya dengan tujuan mengubah demografi daerah Palestina dan mencitrakan daerah ini sebagai daerah zionis demi mengokohkan pendudukannya atas daerah-daerah Palestina.