Azerbaijan: Militer Armenia Gunakan Mortir dan Senjata Otomatis
Salah seorang dokter di rumah sakit militer Azerbaijan menuduh pasukan Armenia menggunakan persenjataan berat dan mortir canggih dalam pertempuran terbaru di konflik Nagorno-Karabakh.
Kantor berita APA (13/4) melaporkan, Babayev Famil Alikerem, dokter bedah di rumah sakit militer, Kementerian Pertahanan Azerbaijan, Rabu (13/4) mengumumkan, pasukan Armenia menggunakan mortir dan senjata berat otomatis.
Hal itu, katanya, terbukti dari luka yang ditimbulkan pada tubuh tentara yang terluka dalam pertempuran terbaru di konflik Nagorno-Karabakh.
Dalam wawancara dengan surat kabar militer Azerbaijan, Babayev menuturkan, sebagai contoh, jika mortir yang digunakan adalah standar, maka luka yang ditimbulkan antara 10-12 persen, namun luka akibat konflik Nagorno-Karabakh antara 40-50 persen.
Klaim Azerbaijan ini disampaikan di saat Kemenhan Armenia menuduh pasukan Azerbaijan menggunakan tank-tank perang dan melakukan serangan mortir serta udara. (HS)